Selasa, 12 Desember 2017

Pepes Ikan



Orang Indonesia memang sangat kreatif kalau sudah berkutat dengan teknik membuat makanan. Selalu saja muncul cara-cara yang tidak terpikirkan dalam membuat makanan. Kebanyakan dari cara-cara itu ialah budaya turun temurun yang sudah diciptakan dari generasi terdahulu.

Nah, bicara soal pepes. Cara membuat pepes ikan mas hanyalah satu dari sekian jenis pepes yang dapat dibuat. Pepes sendiri berasal dari tanah Pasundan (Sunda). Orang Sunda sendiri menyebut jenis makanan ini dengan sebutan ‘pais’.

Berakar dari kebiasaan orang Sunda yang gemar memanfaatkan hasil alam, mereka membuat pepes ini dengan berbagai macam isi yang dapat mereka temukan di alam. Seperti ikan dari sungai, jamur yang tumbuh di hutan, sayuran dari ladang, hingga ampas minyak kelapa pun mereka bisa olah menjadi pepes.

Bumbu-bumbu yang digunakan di pepes pun mereka tanam di halaman sendiri seperti kunyit, serai, daun salam, hingga bungkus daun pisang.

Proses memasak pepes sendiri pun tidak bisa dibilang mudah. Pada awalnya, waktu yang dibutuhkan untuk memasak pepes adalah kurang lebih 8 jam. Waktu yang cukup lama ini dikarenakan pepes dimasak dengan cara ditaruh di atas abu atau kayu panas sehingga makanan ini matang secara perlahan. Proses memasak yang lama ini membuat pepes menjadi kering, bumbunya meresap, serta keharuman yang timbul  dari aroma bakaran daun dan kayu yang menjadi sangat menggiurkan.

Sejak dulu dan saat ini…

Tak ada yang tahu kapan tepatnya pepes sudah mulai dikenal atau biasa disantap orang Sunda. Tapi kalau melihat cara membuat dan proses mematangkannya yang sederhana, bisa dipastikan usianya sudah sangat tua.

Proses mematangkan pepes yang lama ini memungkinkan para ibu yang bekerja di ladang atau sawah sambil memasak. Tinggalkan saja pepes di dalam abu hawu panas sementara mereka bekerja. Selesai bekerja, pepes pun sudah matang.

Sampai saat ini pepes Sunda yang asli masih bergantung pada kayu, walaupun tidak dimatangkan di dalam abu. Pepes sekarang dikukus dulu untuk menghemat waktu. Tapi, pepes yang enak tetap wajib dikukus dengan bahan bakar kayu.

Nah, begitulah asal usul pepes. Mari kita lestarikan budaya kuliner yang luar biasa ini dengan cara memperkenalkan hidangan ini pada anak dan cucu. Makin sering kita menyuguhkannya di rumah, makin kenal mereka dengan hidangan warisan nenek moyang ini.

Sumber: http://id.m.wikibooks.org

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tiwul Makanan di E ra Krisis yang menjelma menjadi Jajanan Pasar      Tiwul adalah makanan tradisional dari Gunung Kidul yang terbuat dar...